You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Sukaraya

Kec. Bone-Bone, Kab. Luwu Utara, Prov. Sulawesi Selatan
Info

Profil Desa


Profil Desa

Desa Sukaraya secara administrasi termasuk dalam wilayah Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah desa ini terbagi menjadi 3 dusun, yakni dusun Sidodadi, Sumber Jaya dan Cinta Mulya. Desa Sukaraya merupakan salah satu desa yang sebagian besar penduduknya mengelola lahan pertanian dan perkebunan. 

 

Geografis

Luas wilayah dari desa Sukaraya adalah 4,95 km2 dan menyumbang prosentase sebesar 3,87 persen dari wilayah kecamatan Bone-Bone. Wilayah desa ini merupakan wilayah bukan pantai dan topografi berupa dataran serta memiliki ketinggian kurang lebih 13 meter di atas permukaan laut.

Dengan luas 4,95 km, wilayah di Desa Sukaraya digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari lahan sawah seluas 190 ha, lahan perkebunan seluas 199 dan lahan lainnya 106 ha.

 

Batas Wilayah

Adapun batas administratif dari desa Sukaraya adalah sebagai berikut:

Utara Desa Muktisari
Timur Desa Tamuku
Selatan Desa Sadar
Barat Desa Mulyorejo

 

Data Orbitrasi

Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan 5 km
Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota 35 km
Jarak dari Pusat Pemerintahan  Provinsi 487 km

 

Penduduk

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Utara, pada tahun 2017 jumlah penduduk di desa ini mencapai 2.506 jiwa dengan rincian jumlah laki-laki sebanyak 1.256 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 1.250 jiwa. Kepadatan penduduk di desa ini sebesar 506 jiwa/km2 dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,64% tiap tahunnya.

 

Keadaan Ekonomi

Penduduk Desa Sukaraya sebagian besar bekerja sebagai petani dan pekebun dan sebagian sebagai buruh tani, buruh kebun, tukang batu/kayu, buruh bangunan, usaha kios/warung (penjual keliling), kerajinan,pabrik pengilingan padi dan usaha ternak. Sedangkan potensi desa yang paling menonjol adalah potensi persawahan (petani padi) dan perkebunan (kelapa sawit) .

Selain itu tanaman keras yang melalui proses adaptasi sebagian dapat berproduksi dengan baik pada tempat yang tergolong rendah dengan keadaan tanah kering dibeberapa wilayah dusun yang ada diDesa Sukaraya. Sedangkan tanaman perkebunan yang menjadi andalan penduduk setempat adalah Kelapa Sawit dan Untuk areal tanaman pertanian yaitu padi.

Dengan melihat gambaran potensi yang ada di Desa Sukaraya terutama sumber daya alamnya dan didukung sarana jalan dan jembatan penghubung antar desa, maka Pemerintah Desa melalui usulan ke pemerintah kabupaten dan provinsi berusaha dan mencoba secara bertahap meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang ada maupun jalan terutama yang mengalami kerusakan sehinggai mampu memperlancar aktivitas warga maupun perekonomian Desa Sukaraya yang mayoritas masyarakatnya adalah petani dan pekebun.

 

Fasilitas

Kesehatan

Di bidang kesehatan, fasilitas dan sarana kesehatan di desa ini masih terbatas. Baru tersedia Polindes/Poskesdes berjumlah 1 unit dan 2 unit Posyandu serta 1 unit praktik Bidan[1]. Pada tahun 2017, jumlah tenaga medis di desa ini adalah 1 orang bidan.

Pendidikan

Sarana pendidikan di desa Sukaraya terdiri atas TK sejumlah 1 unit, SD sejumlah 2 unit, serta SMP berjumlah 1 unit.

TK

  • TK Kihajar Dewantara

SD

  • SDN 195 Sukaraya
  • MIS Nurul Ulum Sukaraya

SMP

  • MTsS SA Nurul Ulum Sukaraya


Agama

Untuk menunjang kehidupan beragama di desa ini terdapat fasilitas tempat ibadah berupa masjid (1 unit), mushalla (5 unit), gereja protestan (1 unit) dan gereja katolik (1 unit).

Bagikan artikel ini:

APBDes 2019 Pelaksanaan

Rp1,657,327,899 Rp1,944,356,000
85.24%
Rp725,450,000 Rp763,950,000
94.96%
Rp12,435,000 Rp73,636,000
16.89%

APBDes 2019 Pendapatan

Rp10,567,899 Rp12,678,000
83.36%
Rp78,960,000 Rp150,678,000
52.4%
Rp0 Rp1,000,000
0%
Rp1,567,800,000 Rp1,780,000,000
88.08%

APBDes 2019 Pembelanjaan

Rp560,000,000 Rp560,000,000
100%
Rp115,000,000 Rp125,000,000
92%
Rp50,450,000 Rp78,950,000
63.9%